Langkah terakhir dalam setup sinkronisasi adalah menarik data pelanggan (Secrets) dari Mikrotik agar resmi terdaftar di database penagihan Sebilling.
1. Sinkronisasi Pelanggan ke Loket
Saat melakukan sinkronisasi, Anda wajib memilih satu loket sebagai penanggung jawab awal pelanggan tersebut. Hal ini memastikan setiap pelanggan langsung memiliki kolektor saat data masuk ke sistem.
Buka menu Setup Sinkronisasi dan pilih STEP 5: Sinkronisasi PPP Users.
Pilih Perangkat: Pilih Mikrotik sumber data pelanggan.
Pilih Loket: Pilih kolektor yang akan bertanggung jawab menagih pelanggan-pelanggan tersebut.
Klik Sinkronkan.
Catatan: Password default untuk hasil sinkronisasi otomatis adalah 12341234.
2. Mengatur Ulang Loket (Pindah Loket Massal)
Jika di kemudian hari Anda ingin memindahkan tanggung jawab pelanggan dari satu kolektor ke kolektor lain, Anda tidak perlu melakukannya satu per satu.
Buka menu Pelanggan > Aktif.
Klik tombol Pindah Loket Massal di pojok kanan atas.
Pada jendela yang muncul:
Sumber Data: Pilih Mikrotik dan cari nama pelanggan yang ingin dipindah.
Tujuan (Loket): Pilih kolektor baru yang akan menerima pelanggan tersebut.
Klik Pindah.
3. Setup Selesai!
Selamat! Anda telah menyelesaikan seluruh rangkaian sinkronisasi. Sistem Anda kini siap digunakan untuk manajemen pelanggan, pemantauan jaringan, dan penagihan otomatis melalui aplikasi mobile kolektor.